Lee Jae-hong Resmi Jadi Pelatih Fisik Timnas Korea Selatan, Pernah Kritik PSSI Sebelum Mundur
Indonesia
PSSI
Advertisements

Mantan pelatih fisik Timnas Indonesia, Lee Jae-hong, resmi bergabung Timnas Korea Selatan. Ia menjadi pelatih fisik Taeguk Warriors asuhan Jurgen Klinsmann.

Kabar ini diumumkan oleh media Korea Selatan, Yonhap. Debutnya mungkin bakal terjadi pada FIFA Matchday September, saat Son Heung-min cs beruji coba melawan Wales dan Arab Saudi.

“Lee Jae-hong bergabung dengaan tim (Timnas Korea Selatan) sebagai pelatih fisik,” tulis Yonhap.

Advertisements

Ini merupakan periode kedua Lee Jae-hong menjadi pelatih fisik Timnas Korea Selatan. Ia sempat mengemban jabatan serupa ketika mendampingi Shin Tae-yong di Piala Dunia 2018.

Setelah itu, Lee Jae-hong sempat bekerja untuk FC Seoul dan ikut bersama Shin Tae-yong dalam melatih Timnas Indonesia pada Januari 2020 silam.

Advertisements

Pada Agustus 2021, Lee Jae-hong memutuskan untuk mundur dari Timnas Indonesia dengan alasan pandemi COVID-19. Selain itu, ada isu juga perbedataan pendapat antar pelatih.

Namun, Lee Jae-hong dikenal cukup vokal ketika masih di Indonesia. Ia pernah terang-terangan mengkritik PSSI melalui media sosial pribadinya karena tidak jelas mengenai jadwal kompetisi dan pemusatan latihan.

Advertisements

“Kami berada di Indonesia dan juga datang ke Indonesia pada Januari 2020. Pelatih kepala kami, Shin Tae-yong, adalah pelatih berlevel tinggi di Korea Selatan dan Asia. Prestasinya bagus. Kalian dapat mengeceknya melalui internet, terutama Google,” tulis Lee Jae-hong pada Fabruari 2021.

“Kami di sini untuk mengembangkan sepak bola Indonesia. Mereka, PSSI, memberitahu dan menginginkan kami melakukan itu. Kami ingin menggelar pemusatan latihan untuk mengembangkan tim. Menurut saya, pemain siap untuk menjalani intensitas latihan yang tinggi.”

Advertisements

“Tapi, sangat sulit untuk menggelar pemusatan latihan. Dan kami juga tidak tahu kapan kompetisi dan pemusatan latihan dimulai. Tidak ada keputusan untuk jadwalnya dan tidak ada komunikasi. Bagaimana pun, kami ingin memajukan sepak bola Indonesia. Indonesia harus mencari cara. Fokus terhadap pengembangan sepak bola. Kami juga menyukai sepak bola.”

“Sistem adalah yang terpenting. Kami ingin bekerja! Karena kami melihat ada visi besar dalam sepak bola Indonesia. Kami juga ingin kembali ke tempat tinggal kami di Indonesia, tidak di hotel lagi,” imbuh Lee Jae-hong mengakhiri kegelisahannya.

Usai kritikan tersebut, Lee Jae-hong sempat dipanggil PSSI yang diketuai oleh Iwan Bule. Lima bulan kemudian, ia memutuskan mundur bersama asisten pelatih lainnya, yakni Kim Hae-woon dan Kim Woo-jae.

Usai kepergian Lee Jae-hong, Timnas Indonesia kembali mendatangkan pelatih fisik asal Korea Selatan untuk mendampingi Shin Tae-yong. Dia adalah Shin Sang-gyu.

Weekly Contest & Free Gift

Join us on Telegram today.

Join Telegram