Mantan pelatih Timnas Thailand, Alexandre ‘Mano’ Polking, tengah menjalani mimpi buruk usai selalu kalah di Liga Vietnam bersama klub barunya, CAHN FC.
Setelah dipecat dari jabatannya sebagai pelatih Thailand pada November 2023 lalu, Mano Polking kemudian melanjutkan kariernya di Liga Vietnam.
Pelatih berkebangsaan Brasil itu memutuskan menerima pinangan juara bertahan Liga Vietnam, CAHN FC, untuk menggantikan Kiatisuk Senamuang.
Usai resmi bergabung, Mano Polking seakan tak bisa membawa sentuhan apiknya bersama Timnas Thailand ke CAHN FC.
Dari dua pertandingan bersama Mano Polking, klub yang juga disebut Cong An Ha Noi FC ini menelan dua kekalahan beruntun dengan skor 1-2 dari Ha Noi FC dan 0-1 dari Ha Tinh FC.
Hasil tersebut pun menodai citra Mano Polking sebagai pelatih top di Asia Tenggara saat ini berkat keberhasilannya menjuarai Piala AFF secara Back to Back bersama Timnas Thailand.
Ya, sejak ditunjuk melatih Thailand pada 2021 lalu, Mano Polking mampu menjuarai Piala AFF 2020 dan 2022 dengan mengalahkan Timnas Indonesia dan Vietnam.
Sejatinya, catatan buruk Mano Polking di Liga Vietnam bukanlah barang baru. Sebelum menjadi pelatih Thailand, ia berkarier di V.League bersama dengan Ho Chi Minh City (HCMC) FC.
Saat itu, Mano Polking direkrut karena kiprah apiknya bersama Bangkok United. Sayangnya, pelatih berusia 48 tahun itu tak bisa berbuat banyak.
Mano Polking hanya memimpin HCMC FC sebanyak 12 laga saja dengan meraih 4 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 6 kekalahan.