Pemain keturunan yang membela Madura United, Jordy Wehrmann, membeberkan alasannya menolak Indonesia dan kini malah bermain di Liga 1.
Mengutip dari laman resmi PT Liga Indonesia (PT LIB), Jordy Wehrmann mengaku alasannya menolak Indonesia karena dirinya tengah dalam proses perpindahan klub.
Sebagai informasi, pemain yang kini berusia 25 tahun itu pernah didekati PSSI. Tapi ia memberi penolakan untuk dinaturalisasi.
“Hanya saat tawaran itu datang, saya sedang proses perpindahan klub. Jadi fokus saya di situ, hanya masalah Timing sebenarnya yang tidak tepat,” kata Jordy Wehrmann.
Lantas, eks FC Luzern ini mengungkapkan alasannya melanjutkan karier di Indonesia. Jordy Wehrmann menyebutkan bahwa bermain di Tanah Air adalah salah satu mimpinya.
“Saya tumbuh dengan Indonesia meski tinggal di Belanda. My Skin is putih, tapi saya ya Indonesia.”
“Bisa bermain di Indonesia adalah mimpi saya 2-3 tahun lalu. Jadi ya saya senang bisa di sini sekarang,” pungkas jebolan Feyenoord tersebut.
Saat ini, Jordy Wehrmann berstatus penggawa asing Madura United. Ia didatangkan dari klub Kroasia, NK Vukovar 1991 pada Juli lalu.
Sejak bergabung, Jordy Wehrmann telah tampil sebanyak tiga kali bagi Madura United di Piala Presiden 2024 dan telah mencatatkan debutnya di kompetisi Liga 1 2024/2025 kontra Malut United.